twitter  
Profil  

Selasa, 03 Agustus 2021 | 11:33 wib
Lettuce Tea untuk Si Insomnia
 

Lettuce tea atau air rebusan daun selada lagi jadi satu tren kesehatan di Tiktok yang dipercaya dapat membuat kita cepat tertidur lebih lelap. 

Benarkah? 

Seorang dokter bernama Brian Boxer Wachler menjelaskan bahwa sebenarnya belum ada penelitian terkait lettuce tea yang dilakukan pada manusia tetapi ada satu yang dilakukan pada tikus. Penelitian yang dia maksud dilakukan pada tahun 2017 lalu di Korea, di mana para peneliti memberi makan anak tikus dengan ekstrak biji selada dan membandingkannya dengan anak tikus yang diberi makan pentobarbital (sejenis sedatif). Dalam penelitian itu, para anak tikus yang diberi ekstrak biji selada tidur 20 menit lebih lama dari yang diberi sedatif. 

Brian sendiri juga mencoba tren ini dan ternyata benar-benar bekerja, tertidur lebih lelap. Memang, sejak abad ke-19, selada banyak digunakan dalam ramuan obat tradisional sebagai sedatif alami dan pereda rasa nyeri. Tetapi, perlu diketahui juga kalau penelitian ini memiliki banyak batasan untuk dijadikan dasar penjelasan hubungan lettuce tea sebagai obat tidur bagi manusia.

Cara Membuat Lettuce Tea

Kita akan membutuhkan daun selada sekitar satu atau dua lembar. Kalau ingin menambah rasa bisa mix dengan teh non-kafein seperti chamomile atau peppermint. Rebus air hingga mendidih lalu tuang air ke dalam gelas yang berisi bahan-bahan lainnya. Rendam daun selada dan teh pilihan  kita dalam satu gelas selama 2-3 menit dan lettuce tea sudah siap untuk diminum.

Jutaan TikTokers dari berbagai bagian dunia terlihat mencoba tren ini setelah seorang pengguna asal London, Inggris, bernama Shapla Hoque mendokumentasikan pengalamannya. Dalam videonya, Shapla memberi testimoni bahwa dia merasa sangat mengantuk sesaat setelah minum ramuan ini.

Note : Efek dari lettuce tea berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang mengatakan mereka langsung mengantuk dalam 10-20 menit tetapi ada juga yang baru bisa terlelap setelah satu jam. Jangan lupa untuk konsumsi sesuai batas dan kalau perlu bisa konsul dengan anjuran dokter, ya!



Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.