twitter  
Profil  

Selasa, 14 September 2021 | 10:42 wib
Yang Mencuri Perhatian Pada Gelaran New York Fashion Week Spring/Summer 2022
 

Di tengah pandemi yang masih berlangsung, gelaran acara ini memang mencuri perhatian seluruh dunia khususnya para fashionista dimana selain salah satu brand lokal Indonesia melenggang di sana, New York Fashion Week Spring/Summer 2022 menghadirkan warna yang sangat beragam untuk tampilan visualnya. Di atas panggung, wanita dan pria dengan bermacam bentuk tubuh tampil menawan dan terasa real. Wanita dan pria penyandang disabilitas juga tampil di berbagai peragaan. Ini sebuah langkah maju yang perlu didukung. Karena sejatinya berpakaian indah adalah hak semua orang dan industri mode harus mengakomodasi ini.

Berikut, beberapa ragam “warna” yang ditampilkan New York Fashion Week Spring/Summer 2022. 
 
Kekurangan menjadi kelebihan

Kalau selama ini runway umumnya diisi dengan stereotype model yang sering kita lihat, maka tidak pada NYFW Spring/Summer 2022. Supermodel Winnie Harlow yang memiliki kondisi kulit Vitiligo tampak anggun pada peragaan Moschino. Selain dia, direktur kreatif Moschino Jeremy Scott juga mempercayakan salah satu tampilan pada peragaannya pada model transpuan berkursi roda, Aaron Rose Philip. Aaron yang hidup dengan celebral palsy tercatat sebagai model berkursi roda pertama yang berjalan pada peragaan mode rumah mode ternama di pekan mode ini.

 

Namun bukan hanya Moschino, rumah mode Collina Strada menampilkan model berkursi roda, Emily Barker, pada pagelaran ini. Pun juga pada model Eva Marie Nelson yang tampil membawakan baju Collina Strada dengan penopang tangan.

Bentuk tubuh yang beragam

Bila dulu penampilan plus size model menjadi gimmick, banyaknya model bertubuh besar yang berjalan di panggung mode NYFW Spring/Summer 2022 mengindikasikan fakta lain. Untuk setelan jas kuning, desainer Christian Siriano misalnya, mendobrak kesan berpakaian plus size yang harus berwarna gelap dan tertutup. Bahkan jas pun tampak seksi. Sebaliknya, bila Anda berjiwa lady like, tampilan feminin dalam warna hitam dari Michael Kors bisa menjadi pilihannya.

 

Ada juga Gabriella Hearst yang merilis beberapa gaun dalam siluet H yang menonjolkan lekuk tubuh buah pir. Senada dengan yang dilakukan model Brandon Maxwell dalam tampilan gaun memeluk tubuh bertabur sequin. Sementara, Coach yang tampil dengan gaya grunge menawarkan kaos oversize berwarna hitam yang menawan. Intinya banyak pilihan desain untuk plus size.
 
Semua usia bisa tampil penuh gaya 

Kata siapa kalau gaya itu hanya untuk yang muda? Pakaian untuk wanita usia matang juga bukan melulu tentang pilihan aman dan sederhana. Peter Do menawarkan mantel putih susu selutut yang dihiasi payet, anggun untuk segala usia.

 

Pendekatan yang sama diambil perancang Tiongkok Snow Xue Gao dengan setelan checkered yang dipadukan dengan motif bunga. Anggun dan dinamis. Bertolak belakang dengan Peter Do dan Snow Xue Gao, Collina Strada mendorong jiwa muda para lansia untuk ‘keluar’ lewat koleksinya yang pernuh warna. Usia memang hanyalah sekadar angka dan bukan halangan untuk tampil gaya.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.